Cara Mengatasi Rasa Sakit Ketika Ditato

Tattoo.id – Cara Mengatasi Rasa Sakit Ketika Ditato Mungkin semua orang tahu kalau ditato itu sakit, tapi nggak semua orang bener-bener tahu cara mengatasi rasa sakit ketika ditato. Berikut ini tattoo.id akan share cara mengatasi rasa sakit ketika ditato buat kamu yang belum tahu.

Oh, by the way, cara ini bukannya membuat proses tato jadi nggak sakit sama sekali ya. Tetep sakit. Ini cuma tips biar kamu bisa mengatasinya. Hahahaha.

Jadi apa saja yang harus kamu lakukan?

Sebelum Ditato

Persiapan Mental

Pertama, kamu harus siap dulu. Persiapan secara fisik udah sering kusebut-sebut. Kali ini ada persiapan lain yang nggak boleh diabaikan. Yaitu persiapan mental. Cara mempersiapkan mental bisa macem-macem, misalnya dengan cara ikut seminar motivasi dan mendengarkan tausiyah Mama Dedeh ngobrol sama orang yang udah pernah ditato. Beberapa mungkin akan bilang enggak sakit banget, atau memang sakit, tapi kamu akan bisa melaluinya. Dengan demikian kamu bisa lebih tenang.

Mengetahui Level Kesakitan Berdasarkan Lokasi

Tiap lokasi berbeda-beda level sakitnya. Ada yang sakit banget, ada yang biasa saja. Kamu harus tahu dulu di lokasi yang kamu mau termasuk yang sakit banget atau yang biasa. Tato di daerah rusuk, bawah dada, lengan dalam, lebih sakit dibanding tato di lengan luar, dan sebagainya. Jadi kamu bisa memperkirakan dan siap-siap.

Mempertimbangkan Desain

Desain tato juga berpengaruh pada level kesakitan. Tato kecil dengan desain sederhana tentu jauh lebih ringan rasa sakitnya dibanding tato besar warna-warni dengan desain sangat mendetail. Dari lama waktu pengerjaan aja tato kecil lebih cepet, tato besar lebih lama. Tato dengan satu warna juga lebih nggak menyakitkan dibanding tato dengan banyak warna. Logikanya ya, dalam tato warna warni, beberapa warna akan ditumpukkan di warna sebelumnya (seperti warna putih untuk highlight) dalam kondisi kulit sudah luka. Jadi ya siap-siap aja.

Minta Ditemenin

Bawa temen untuk memberikan dukungan mental itu boleh banget kalau ini tato pertamamu dan kamu merasa cemas. Tapi cukup satu atau dua orang aja. Jangan banyak-banyak, dan pastikan temen kamu ini tenang, sopan, nggak ribut, dan nggak mengganggu. Jangan sampai malah kamu merasa makin cemas gara-gara temenmu ribut terus.

Ketahuilah Kalau Kulitmu Bakal Terluka dan Mengeluarkan Darah

Secara sederhana, cara kerja mesin tato itu menggerakkan jarum maju mundur cantik secara cepat menusuk-nusuk kulit. Kulitmu bakal terluka dan mengeluarkan darah. Saranku, kalau kamu tipe orang yang nggak kuat melihat darah, nggak usah lihatin pas prosesnya. Ntar malah pingsan.

Saat Ditato

Rileks

Nggak ada saran untuk mengatasi rasa sakit saat ditato selain rileks. Tenang, kalem, bayangkan yang indah-indah. Bernafaslah dengan santai dan tenang. Ikuti instruksi tattoo artist kapan harus menarik nafas, kapan harus menghembuskan. Kalau mmenurutmu musik bisa membantumu merasa rileks, dengarkanlah musik yang kamu suka. Kamu juga bisa melakukan aktivitas lain seperti membaca buku kalau kondisinya memungkinkan. Jadi rasa sakitnya teralihkan dan nggak terasa waktu berlalu begitu saja.

Buat Dirimu Nyaman

Hal ini termasuk posisi yang nyaman. Bilang aja sama tattoo artistmu kalau misal posisinya nggak nyaman, biar bisa ketemu jalan keluarnya yang lebih nyaman gimana. Trus pakai baju yang longgar dan nyaman juga. Jangan yang terlalu ketat dan bikin capek. Sebelum proses tato dimulai, usahakan pipis dulu.

Remas atau Kunyah Sesuatu

Ketika rasa sakitnya nggak bisa diabaikan lagi, kamu bisa mengunyah atau meremas sesuatu. Aktivitas meremas atau mengunyah-ngunyah, bisa mengurangi rasa sakit secara signifikan. Kamu bisa bawa squishy, boneka, bola, atau apapun yang bisa diremas-remas, asal itu nggak mengganggu proses tatonya ya.

Atur Nafas

Di saat kamu merasa paling sakit, jangan tahan nafas. Menahan nafas hanya menambah rasa sakitnya jadi makin nggak karuan. Justru hembuskanlah. Saat menghembuskan nafas, rasa sakitnya jadi lebih mendingan. Yang perlu diingat, menghembuskan nafasnya pelan-pelan dan teratur. Jangan terlalu cepat karena itu akan bikin badanmu gerak-gerak dan menyulitkan tattoo artist.

Jangan Terlalu Banyak Gerak

Kalau memang harus gerak, bergeraklah sesedikit mungkin dan jangan terlalu sering. Semakin kamu anteng, semakin singkat waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan tatomu. Berarti semakin cepat pula rasa sakit itu berlalu.

Istirahat

Kalau emang udah sangat sangat sangat nggak kuat, mintalah istirahat sejenak. Bilang aja, nggak usah malu atau takut. Asal nggak terlalu sering aja pasti tattoo artistmu akan mengerti kok.

Ketahuliah Bahwa Sakit Itu Sementara

Selama proses yang menyakitkan, kamu hanya perlu mengingat satu hal: bahwa rasa sakit yang kamu terima saat itu sementara. Semuanya akan berakhir pada akhirnya. Kamu akan baik-baik saja. Dan rasa sakit itu toh setimpal dengan hasil tatonya. Dengan begini kamu akan lebih semangat dan mendapatkan energi baru untuk menghadapi kesakitan saat ditato sampai selesai.

Demikian tadi cara mengatasi rasa sakit ketika ditato. Kurang lebihnya sih. Kalau masih ada yang kurang dan salah, aku minta maaf ya. Yang mau menambahkan, seperti biasa, kami tunggu saran-saran tambahannya di kolom komentar.

Semoga bermanfaat.

Tattoo virgin. Bisa ditemui di akun facebooknya.

Atikel Terkait “Cara Mengatasi Rasa Sakit Ketika Ditato”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *