Magang di Studio Tato

Tattoo.id – Magang di Studio Tato Di postingan sebelumnya, kita sudah mempelajari cara menjadi tattoo artist (ini lama-lama kenapa gaya bahasaku jadi kayak LKS?) yang salah satu tahapannya adalah magang. Sekarang, mari kita bahas secara khusus mengenai magang di studio tato.

Apa Saja yang Diperlukan untuk Bisa Magang di Studio Tato?

Seperti yang sudah dibahas di postingan sebelumnya, yang pertama dan paling utama, kamu harus punya portofolio. Portofolio berupa gambar desain tato di kertas yang kamu buat. Yang kedua, kamu akan membutuhkan studio yang menerima murid magang.

Nah, ini yang agak tricky. Karena nggak semua studio menerima murid magang. Tapi kalau portofoliomu benar-benar bagus dan tattoo artist yang punya studio melihat harapan akan masa depan yang cerah dari portofoliomu, kemungkinan besar kamu akan diangkat sebagai murid. Maka dari itu, portofolio yang bagus adalah koentji.

Portofolio ini penting bukan hanya untuk menampilkan modal dasar atau bakat yang kamu miliki, tapi juga kesungguhan. Coba bayangin aja kalau kamu yang punya studio trus ada anak yang tiba-tiba datang minta magang tanpa portofolio. Nggak ketahuan punya kemampuan atau enggak. Pasti males. Beda dengan yang datang dengan portofolio. Kamu kelihatan serius dan sungguh-sungguh, dan ini bisa jadi nilai plus.

Nggak ada salahnya juga kamu mengakrabkan diri dengan tattoo artist professional. Tapi jangan SKSD sampai ke tahapan sok akrab yang mengganggu ya. Ada bedanya. Tetep sopan.

Apa Saja yang Dilakukan Selama Magang di Studio Tato?

Ini sangat tergantung pada tattoo artistnya. Kamu bisa disuruh melakukan apa saja (mungkin termasuk bersih-bersih dan beliin rokok di warung). Kamu ikuti aja. Nggak usah manja. Ingat, ini adalah kesempatan yang bagus untuk belajar sebanyak-banyaknya. Toh, tattoo artistnya nggak mungkin yang kejam banget kayak ibu tiri memperlakukan Cinderella kok.

Pada awalnya mungkin kamu nggak dibayar sama sekali. Tapi itu nggak apa-apa. Itung-itung kamu belajar dari ahlinya gratis lho.

Trus gimana dong kalau nggak dibayar? Kan butuh uang buat makan juga? Untuk itulah, ada poin yang berikut ini.

Cara Menghasilkan Uang saat Magang di Studio Tato

Meskipun nggak dibayar, masih ada kemungkinan kamu menghasilkan uang saat magang. Setidaknya ada dua cara:

Komisi dari Desain

Jadi pas mau magang kamu bawa portofolio yang berisi gambar-gambar desain tato kan? Nah, selama kamu magang ada kemungkinan klien menyukai desain di portofolio kamu dan akhirnya membuat tato dengan desain itu. Kamu mungkin belum langsung diizinkan mentato sendiri, tapi kamu masih bisa memperoleh komisi karena desain itu kamu yang buat.

Mulai Diizinkan Mentato

Seiring berjalannya waktu, ketika kamu udah banyak latihan pakai practice skin, lama-lama kamu akan diizinkan untuk mentato klien beneran. Mungkin untuk desain-desain yang sederhana dulu dan masih dengan pengawasan penuh dari tattoo artistnya. Kalau sudah begini, kamu akan mendapatkan bayaran meski belum full.

Mencari Penghasilan dari Luar Studio

Ingat ya, tujuan dari magang yang utama sebenarnya adalah belajar, belum fokus cari uang. Jadi sebaiknya jangan mengharapkan langsung menghasilkan uang banyak dari studio. Malah, sangat disarankan untuk tetap berpenghasilan di luar studio. Tetep punya kerjaan lain buat kebutuhan sehari-hari. Buat nabung, nyicil beli supply, dll. Jadi pada saat kamu bener-bener udah siap nanti, kamu bisa mengakhiri masa magangmu dan ‘buka praktik’ sendiri.

Buka praktik nggak selalu harus punya studio sendiri lengkap sih. Kamu bisa aja terus bekerja di studio tempat kamu magang kalau memang mereka mau mempekerjakan kamu sebagai karyawan penuh (statusnya bukan magang lagi, dan kamu bener-bener mendapatkan bayaran professional).

Akhir kata, sama seperti semua karir lain, menjadi tattoo artist adalah perjalanan panjang yang harus ditempuh dari bawah. Dibutuhkan kesungguhan, dedikasi, dan kemauan belajar yang tinggi. Karir tato bukan sesuatu yang instan. Jangan berharap bakal langsung jadi professional hanya dalam waktu semalam. Butuh kerja keras. Mungkin kamu akan butuh waktu yang cukup lama menjalani masa magang. Bahkan bisa sampai satu tahun sampai kamu bener-bener dibolehkan mentato di kulit orang. Tapi itu nggak masalah kalau memang itu yang kamu mau.

Yang penting jangan baperan, tetep semangat, dan jangan lupa terus latihan. Tetep menggambar terus tiap hari. Cari tantangan baru. Pelajari teknik-teknik baru. Ini akan sangat berguna, bahkan kalau seandainya ternyata kamu nggak jadi tattoo artist, kamu masih bisa menjadi artist di bidang lain kalau kemampuanmu bagus.

Udah, itu aja dulu. Tattoo artist atau pemilik studio, ada yang mau menambahkan? Komen yaa.

Tattoo virgin. Bisa ditemui di akun facebooknya.

Atikel Terkait “Magang di Studio Tato”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *