Tato Temporer vs Tato Permanen – Bikin Tato Terbaik dan Bagus!

Bikin Tato Temporer VS Permanen – Terbaik dan Paling Bagus Apa?

Untuk beberapa individu, bikin tato permanen terkadang memang terasa memberatkan. Bukan hanya pertimbangan internal, pertimbangan eksternal turut ambil andil dan membuatnya semakin sulit mengambil keputusan terbaik. Kadang-kadang, bahkan solusinya adalah mengakali dengan cara bikin tato temporer lebih dulu. Sekadar untuk melihat reaksi teman terdekat, kerabat, dan keluarga ketika tubuh sudah dihiasi tato.

Pertanyaannya, apakah memang langkah ini dibenarkan? Apakah tato itu tentang penilaian dan pandangan orang sekitar? Apakah memang tato adalah pelanggaran norma yang membuat penggemarnya (orang yang memakai tato dan menyukai seni tato) menjadi dikucilkan dari lingkungan?

Pertanyaan di atas terlalu jauh keluar dari konteks. Tato adalah tato. Titik. Tidak ada pertimbangan lagi. Tidak ada pemikiran lagi. Tidak ada perdebatan lagi. Pokoknya, titik.

Semua orang punya kebebasan untuk memilih mempunyai tato di bagian tubuh tertentu atau tidak. Pun, semua orang juga punya pertimbangan dan pemikiran tersendiri untuk menyukai atau sebaliknya tentang orang yang memiliki tato pada tubuhnya.

Lagi-lagi, timbul pertanyaan… namun, pertanyaan kali ini adalah yang wajib untuk Anda jawab:

  1. Untuk apa Anda memiliki tato?
  2. Apakah Anda jatuh cinta pada seni tato atau hanya sekadar untuk ikut-ikutan?
  3. Bikin tato permanen adalah komitmen, apakah Anda siap dengan komitmen yang Anda buat sendiri?

Menurut saya pribadi, tiga pertanyaan di atas setidaknya akan menyelesaikan masalah yang paling berat. Hilangkan pandangan Anda terhadap pikiran yang timbul dari benak orang lain. Hilangkan rasa takut Anda atas penilaian dari orang lain. Hilangkan kegelisahan Anda pada sesuatu hal yang hanya terjadi di kepala Anda.

Hingga poin ini, saya anggap kita semua sudah memiliki satu paham dan keyakinan…

… mari kembali ke topik.

Bikin tato temporer dan bikin tato permanen – apa saja pertimbangannya?

Mari posisikan diri Anda lebih dulu:

  • Apakah Anda termasuk jenis individu yang masih ragu untuk membuat tato di bagian tubuh?
  • Apakah Anda termasuk jenis individu yang sudah punya keyakinan bulat untuk membuat tato?

Kalau Anda adalah jenis individu yang masih ragu, mungkin terbesit dalam benak Anda untuk mengawalinya dengan bikin tato temporer lebih dulu. Betul?

Tidak ada salahnya memang. Pun, tidak ada paksaan untuk seseorang memiliki tato permanen. Anda bisa mempunyai tato di bagian tubuh tertentu secara temporer. Toh, mungkin juga Anda berpikir, saat ini, dengan semakin berkembang modernitas dan teknologi bikin tato, tato yang temporer terlihat asli dan tidak berbeda dengan tato permanen ketika dipandang.

Apakah ini yang ada di benak Anda saat ini? Kalau memang iya, sepertinya ada yang salah dengan jalan pikiran Anda. Pertama, tato bukanlah tentang interpretasi orang lain terhadap diri Anda. Kedua, tato adalah seni. Seni adalah seni, tidak bisa diganggu, tidak bisa digugat, tidak bisa didikte. Ketiga, tidak ada salahnya Anda memiliki tato temporer, tapi… jangan salah, jangan menganggap tato yang Anda miliki bisa mengelabuhi orang lain bahwa Anda memiliki tato permanen.

Sampai saat ini, semoga (lagi-lagi), kita sepaham.

Bikin Tato Temporer VS Permanen

Perlu diingat, informasi dalam artikel ini bukan mencari dan memperdebatkan tato yang paling bagus dan paling terbaik antara keduanya. Informasi dalam artikel ini dibuat berdasarkan edukasi. Tentunya, untuk Anda penggemar seni tato ataupun individu yang ingin mengetahui lebih dekat dan mendalam tentang tato dan pertimbangan sebelum bikin tato.

Hingga kini, seni tato terus berkembang. Penggunanya tidak terbatas dan sangat luas. Bukan hanya sekadar ideologi, penghargaan, ataupun kewajiban dari suku tertentu, seni tato kini menjelma menjadi sebuah apresiasi seni; “perjalanan”; anti-mainstream; komitmen; tampil lebih menarik dan atraktif ; passion; fashion.

Ada dua pilihan untuk Anda bikin dan memiliki tato, bikin tato temporer (temporary tattoo) dan bikin tato permanen (permanent tattoo).

Keduanya punya keunikan. Sisi pandang yang berbeda. Kelebihan dan kekurangan yang masing-masing tidak bisa di bolak-balikan.

Untuk membuat semuanya lebih menarik, informatif, dan punya nilai edukasi yang maksimal, informasi dalam artikel ini akan membahas tato temporer dan tato permanen. Tentunya, artikel ini tidak sama sekali membuat atau menganjurkan Anda untuk bikin tato permanen atau temporer. Sekali lagi, artikel ini dibuat dalam rangka mengedukasi. Bukan membuat Anda melakukan tindakan yang tidak seharusnya dilakukan. Cukup jelas dan rasional?

Bikin Tato Temporer – Apa Pertimbangannya?

Banyak orang yang mengetahui bahwa tato temporer dibuat dengan tinta, henna, ataupun stiker yang bila terkena air pada bagian tubuh yang terdapat tato temporer akan langsung menghilang. Pun, ini juga mungkin pandangan Anda terhadap tato temporer, bukan?

Tidak salah juga… banyak yang mengetahui bahwa tato temporer adalah “gaya sesaat” untuk individu yang takut atau tidak mempunyai komitmen untuk bikin tato permanen.

Ternyata, bikin tato temporer hingga kini menjadi semakin canggih berkat teknologi yang terus diperbaharui. Bahkan, beberapa perusahaan mulai membuat tato temporer dengan jangka waktu tertentu, mulai dari tato temporer 6 bulan, 1 tahun, bahkan 3 tahun. Yap. Tato temporer bisa dibuat dengan jangka waktu bulanan hingga tahunan sampai menghilang.

Lalu, apa perbedaannya dengan tato permanen?

Pada dasarnya, tato temporer dengan jangka waktu bulanan atau tahunan tersebut dibuat dengan jarum yang isi tinta (molekulnya) tidak terlalu besar. Berbeda dengan tato permanen yang memiliki molekul tinta berukuran besar yang berakibat pada tingkat kesulitan ketika dihilangkan, tato temporer jenis ini mudah dihilangkan. Bahkan, dengan jangka usia tertentu, tinta tato temporer ini akan menghilang dengan sendirinya.

Apakah ini kabar baik? Bisa iya; bisa juga tidak. Tergantung dari cara Anda menyikapinya.

Kenapa Individu Tertentu Memilih Untuk Bikin Tato Temporer?

Kembali pada masalah komitmen; individu yang lebih memilih tato temporer dibanding tato permanen, (menurut saya) mempunyai komitmen untuk punya tato yang tidak terlalu besar. Tidak salah juga. Mungkin, saking banyaknya pertimbangan, alasan, faktor lingkungan, atau kepercayaan, bikin tato permanen bisa sangat terasa memberatkan dan menyebabkan beberapa individu tidak punya komitmen yang cukup untuk melakukannya.

Hasilnya, tentu saja tato temporer terkadang menjadi jalan paling rasional untuk diambil.

Lebih lagi, mungkin Anda sudah mengetahuinya, bikin tato temporer tidaklah terlalu sulit, dengan sedikit kreativitas, bahkan Anda bisa membuatnya setelah membaca artikel ini dan membaca sumber lainnya.

Yap. Ini juga menjadi satu alasan kuat mengapa tato temporer kerap dipilih. Mudah dibuat. Tidak membutuhkan banyak bujet untuk membuat. Minim risiko.

Cara Membuat Tato Temporer Sendiri

Penasaran membuat tato bagus? Lebih tepatnya, penasaran bagaimana membuat tato temporer sendiri dengan hasil tato terbaik yang pernah Anda miliki di bagian tubuh tertentu? Tenang saja, Anda tidak perlu ke tattoo artist untuk membuat tato temporer sendiri. Mungkin, beberapa cara di bawah bisa Anda lakukan di rumah sekarang juga kalau sudah memiliki bahan yang dibutuhkan saat ini:

  1. Membuat tato temporer dengan Eyeliner
  2. Membuat tato temporer dengan Stensil
  3. Membuat tato temporer dengan kertas
  4. Membuat tato dengan spidol Sharpie

Untuk cara membuat tato temporer sendiri dengan menggunakan bahan di atas, Anda bisa mengecek halaman Wikihow untuk mengetahui langkah dan cara tepat dengan hasil akhir yang sempurna. Cek di sini: https://id.wikihow.com/Membuat-Tato-Temporer.

Bikin Tato Permanen – Apa Pertimbangannya?

Siap memiliki hiasan tubuh hingga Anda beranjak tua dan tidak berdaya? Seni tato permanen membutuhkan komitmen yang luar biasa kuat. Teknologi laser untuk menghapus tato permanen memang sudah ada, namun, ini sama sekali tidak mengurangi tingkat dan kebesaran komitmen yang Anda memiliki ketika Anda memutuskan bikin tato permanen.

Ketika Anda memutuskan untuk memiliki tato permanen pada bagian tertentu tubuh Anda, akan ada dua hal yang mungkin terjadi:

  1. Anda menyesalinya – sayangnya, kalau ini terjadi, akan sulit untuk memutar balik dan mengulangi penyesalan Anda agar tidak terjadi.
  2. Anda kecanduan – waktu demi waktu Anda lewati, sampai tidak sadar, lengan sebelah kanan atau bagian tubuh sebelah kanan Anda sudah dihiasi beberapa tato. Entah mengapa, Anda kecanduan. Ingin lagi dan lagi. Sakit memang, tapi rasa sakit ini menyebabkan Anda kecanduan untuk semakin menambah koleksi tato pada tubuh Anda.

Sadar atau tanpa sadar. Mau atau tidak mau… dua hal di atas adalah yang memungkinkan terjadi ketika Anda memiliki tato permanen. Menurut pengamatan dan pendapat saya, nomor dua adalah yang paling sering terjadi. Siapkah Anda?

Tato pada bagian tubuh Anda memang akan memudar. Semakin lama, semakin Anda menua, tato yang tadinya sangat jelas dan kerang, akan lama kelamaan memudar. Inilah seninya. Seni tato, semakin memudar tato permanen yang Anda miliki, semakin rasa bangga Anda tinggi. Pun, sebaliknya juga dapat terjadi. Seiring dengan memudarnya tato pada tubuh Anda, semakin tinggi rasa untuk menghilangkannya.

Apa yang Diperlukan Untuk Membuat Tato Permanen?

Untuk bikin tato permanen, pilihan terbaik, paling bagus, dan yang paling saya anjur dan rekomendasikan adalah datang ke studio dengan tattoo artist terbaik atau yang sebelumnya Anda kenal dengan hasil akhir tato yang sesuai dengan personalitas Anda. Semakin personal tato yang Anda miliki, semakin kuat (bonding) pula ikatan Anda dengan tato yang ada pada tubuh Anda.

Tidak heran… banyak sekali orang yang memiliki tato dengan hal atau momen yang berkaitan dengan individu tersebut. Tidak jarang, momen penting atau fase tertentu dalam hidup seseorang akan berakhir dengan seni tato pada tubuh individu itu.

Apa yang diperlukan untuk membuat tato permanen?

Coba tanyakan lebih dulu pada diri Anda sendiri, siapakah sosok atau kondisi apa yang membuat Anda menginginkan tato pada tubuh Anda? Kalau sudah mengetahuinya, Anda bisa mulai lebih dulu dengan mencari studio tato terdekat atau studio tato rekomendasi teman terdekat Anda. Pun, Anda juga bisa mencarinya lewat referensi internet atau sosial media. Saat ini, banyak tattoo artist yang aktif pada platform sosial media. Dengan ini, tentunya akan semakin mudah langkah Anda untuk memiliki tato permanen sekarang juga.

Langkah Membuat Tato Permanen

Masih bingung juga dalam rangka memiliki tato permanen Anda? Baiklah, Anda bisa mengikuti panduan-panduan yang ada di bawah untuk memiliki tato permanen:

  1. Anda bisa menemukan studio tato terdekat; pun, Anda bisa meminta rekomendasi teman yang sudah memiliki tato; tanyakan tattoo artist yang sesuai dengan personalitas dan tato yang ingin Anda buat.
  2. Sesuaikan bujet yang Anda miliki dengan studio/tattoo artist – setiap studio atau artis tato punya harga (charging rate) yang berbeda-beda. Hal ini bisa disesuaikan dengan kerumitan tato yang ingin Anda miliki.
  3. Ketika sudah setuju antar kedua belah pihak, Anda akan dihadapkan pada opsi bahan tato permanen – hal ini mencangkup bahan tato, mesin (pistol tato), pemilihan tinta, warna tato, jarum, hasil akhir tato, dan alat sterilisasi. Perlu Anda ingat, kualitas bahan tato yang dipilih akan sejalan dengan studio tato yang Anda pilih. Sebaiknya, jangan mengkhawatirkan masalah harga. Kenapa demikian? Hindari studio tato dengan harga murah, bisa jadi, bahan tato yang dipakai tidak steril atau tidak berkualitas.
  4. Pastikan desain tato yang ingin Anda miliki sudah final – jangan mengubah-ubah tato yang Anda inginkan. Jangan labil. Pastikan dari awal sebelum Anda datang ke studio tato.
  5. Pastikan warna dan tempat tato pada bagian tubuh Anda – ini juga jadi keputusan krusial yang harus sudah final sebelum Anda datang ke studio tato tempat Anda memiliki tato permanen.

Setidaknya, lima langkah di atas sudah mencangkup hal besar lainnya untuk memiliki tato permanen pertama Anda. Jangan lupa, jalin kekerabatan dan relasi dengan tempat atau studio tato Anda. Bisa jadi, setelah ini, Anda akan datang lagi dan lagi.

Apakah Bisa Membuat Tato Permanen Sendiri?

Bisa saja; namun, sejujurnya, tidak dianjurkan. Kalau ini adalah tato permanen pertama yang Anda miliki, jalan terbaik adalah meminta bantuan ke orang yang profesional atau datang ke studio tato. Membuat tato sendiri terlalu berisiko. Tapi, kalau Anda siap mengambil risikonya, hal ini bisa saja dilakukan.

Namun, sekali lagi, coba tanyakan ke diri sendiri mengapa Anda ingin menato permanen tubuh Anda sendiri… apakah ingin menghemat bujet? Apakah ingin belajar menato diri sendiri? Apakah ingin tantangan?

Daripada menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, Anda bisa menghemat banyak waktu dan mengambil jalan terbaik yang minim risiko. Bahkan, FDA sendiri menyarankan untuk jangan membuat tato permanen sendiri bila tidak dibekali dengan ahli dan kemampuan yang cukup. Menato adalah kegiatan yang tidak bisa dilakukan sembarang. Menato sendiri dapat meningkatkan potensi terkena alergi dan infeksi lebih tinggi dibandingkan datang langsung ke studio tato.

Tato Temporer VS Permanen – 5 Perbedaan dan Pertimbangan Besarnya

Sampai saat ini, apakah Anda termasuk ke dalam golongan individu yang semakin yakin untuk membuat tato permanen? Atau, justru sebaliknya? Untuk membuat informasi semakin berisi nilai edukasi yang lengkap dan cukup, ini poin yang tidak boleh Anda lewatkan: 5 perbedaan dan pertimbangan besar untuk memiliki tato temporer vs tato permanen.

Ada beberapa perbedaan dan pertimbangan untuk Anda yang ingin memiliki tato. Antara tato temporer dan permanen, tentu saja perbedaannya sangat kental dan terasa. Bahkan, sebelum membaca saja, mungkin ada beberapa di antara para pembaca yang sudah bisa menyimpulkan dengan baik perbedaan dan pertimbangan besar kedua jenis tato ini.

Untuk Anda yang belum tahu dengan persis, inilah perbedaan antara tato temporer dan permanen.

1. Arti Tato Pada Tubuh Anda

Antara tato temporer dan tato permanen, tentu saja artinya akan berbeda. Pun, percaya atau tidak percaya, kesan dan rasa memiliki tato temporer atau tato permanen akan terasa sangat berbeda. Setidaknya, arti tato pada tubuh Anda akan terasa sangat berbeda.

Tato temporer

Tato ini mungkin akan tampak seperti tato permanen tergantung keahlian dan cara Anda membuatnya menempel pada tubuh. Biasanya, dibuat dengan tinta tertentu, henna, ataupun alat lainnya. Lama kelamaan, tato temporer akan menghilang pada tubuh Anda; tergantung jangka kehidupan tintanya, kurang lebihnya, tato temporer hanyalah sementara dan tidak memiliki arti khusus. Dengan kata lain, jenis tato temporer tidaklah memiliki ikatan dengan personalitas Anda. Kebanyakan, jenis tato temporer dipakai hanya untuk keadaan tertentu atau fashion.

Tato permanen

Tato permanen adalah image. Komitmen. Menempel sampai Anda tua dan renta. Kecuali Anda melakukan penghapusan tato dengan cara laser atau operasi, tato ini akan menempel selamanya pada tubuh Anda. Ikatannya sangat kuat. Bahkan, Anda bisa berbangga diri dengan menempelnya tato permanen pada bagian tubuh tertentu.

2. Rasa Sakit

Dengan cara bikin tato temporer dan tato permanen yang berbeda, tentunya rasa sakit kedua jenis tato ini juga berbeda. Mana yang lebih sakit?

Tato temporer

Pada beberapa jenis dan cara bikin tato temporer, kabar baiknya, Anda tidak akan merasakan sakit yang sangat menyakitkan dan tidak tertahankan. Apalagi, kalau jenis pembuatan tato temporer Anda menggunakan stiker. Tentunya, tato temporer akan jauh sekali dengan rasa sakit. Tidak ada rasa sakit, mudah dihilangkan; ini menjadi alasan kuat banyak sekali individu memakai tato temporer.

Tato permanen

Apakah Anda termasuk individu yang memiliki toleransi tinggi terhadap rasa sakit? Beberapa individu akan terlihat menikmati rasa sakit ketika ditato. Mungkin, ini berkaitan dengan tingkat dan tingginya komitmen untuk memiliki tato permanen. Tapi, percayalah, rasa sakit ketika bikin tato permanen akan sangat terasa. Tapi, rasa sakit ini tidak akan berlangsung lama ketika Anda ditato, lama kelamaan, kulit akan mati rasa dan mulai terbiasa dengan rasa sakit ini.

3. Harga (Budget)

Kalau Anda menyewa jasa tatto artist atau studio tato profesional, tentu saja akan ada bujet khusus yang perlu Anda keluarkan. Antara tato temporer dan tato permanen, keduanya punya kebutuhan harga yang berbeda.

Tato temporer

Jenis tato tidak permanen ini lebih murah, terjangkau, dan dapat dimiliki oleh kebanyakan orang. Bahkan, dengan banyaknya stiker yang dijual bebas di pasaran, tato temporer harganya sangat-sangat murah dan terjangkau.

Tato permanen

Untuk beberapa individu, tato permanen akan dirasa sangat mahal. Apalagi, kalau Anda menyewa jasa studio tato yang profesional. Ditambah, lagi, desain tato yang Anda inginkan tentunya akan berdampak pada tingkat kesulitan. Semakin sulit, akan semakin mahal harganya.

4. Resiko

Perbedaan resiko antara tato permanen dan tato temporer sangat tinggi dan terlihat.

Tato temporer

Bisa dibilang, sangat minim risiko. Penggunaan tato temporer biasanya tidak melibatkan jarum dan bahan tato permanen lainnya. Jadi, bisa dibilang risiko memiliki tato temporer hampir tidak ada.

Tato permanen

Dari beberapa pengalaman di tato, tentunya risiko yang timbul bisa sangat berbahaya. Kebanyakan masalah yang timbul akan mencangkup sterilisasi alat tato yang digunakan. Anda tidak perlu takut dan khawatir berlebihan; risiko bikin tato permanen dapat dihindari dengan tingkat kewaspadaan dan kehati-hatian yang diperlukan sebelum Anda mulai mendatangi studio tato.

5. Pengalaman Setelah Selesai Ditato

Apa yang terjadi setelah selesai bikin tato temporer? Apa yang terjadi setelah bikin tato permanen? Lihat pengalaman di tato di bawah ini.

Tato temporer

Kalau Anda memiliki alergi terhadap tinta, cairan tertentu, dan jarum (dalam kasus tertentu, ada tato temporer yang dibuat menggunakan jarum), Anda bisa mengalami kemungkinan alergi, gatal pada bagian kulit yang ditato, dan bengkak. Namun, biasanya ini tidak terjadi dalam waktu yang lama, dalam hitungan hari, biasanya gejala ini akan hilang dengan sendirinya seiring sel tubuh Anda memperbaiki sel asing yang masuk ke kulit.

Tato permanen

Selesai ditato permanen, kalau Anda menggunakan tattoo artist pada studio tato, perawatan mulai dari mengelap darah yang timbul dari kulit, pembersihan, dan sterilisasi akan dilakukan oleh tattoo artist. Tugas Anda, tinggal menahan rasa sakit yang timbul setelah tato selesai. Apa yang akan Anda rasakan? Tentu saja, rasa sakit yang berkepanjangan. Pigmen dari tinta tato akan mulai menetap pada bagian kulit Anda, ketika ini terjadi, tentu saja rasa sakit akan timbul karena adanya zat asing yang menetap. Rasa sakit ini akan Anda rasakan kurang lebih selama satu hingga tiga minggu.

Kesimpulan

Antara bikin tato temporer dan bikin tato permanen, mempunyai dua perbandingan dan pertimbangan yang sangat jauh berbeda. Namun, bila harus disoroti, keduanya hanyalah masalah komitmen dan besarnya keinginan Anda untuk memiliki tato.

Setiap individu, punya dorongan, keinginan, dan motivasi yang berbeda-beda ketika datang pada masalah memiliki tato.

Tidak ada yang lebih baik. Tidak ada yang lebih bagus. Tidak ada yang paling dianjurkan. Ini hanya masalah komitmen dan kesiapan Anda. Pertanyaannya, apakah Anda siap dengan komitmen yang Anda miliki saat ini?

Baca juga 25 DESAIN TATTOO POPULER DAN ARTINYA

Menulis dan membaca adalah pengalaman berharga

Atikel Terkait “Tato Temporer vs Tato Permanen – Bikin Tato Terbaik dan Bagus!”

7 thoughts on “ Tato Temporer vs Tato Permanen – Bikin Tato Terbaik dan Bagus! ”

  1. Bener banget tuh gan, artikel ini pasti bermanfaat banget buat yang belum paham nilai estetis tattoo sebenarnya

    1. pada dasarnya tergantung bahan dan perawatannya, misal bahan dari henna cepat hilang ga sampai 1 minggu apalagi sering terkena air atau gesekan. kadang ada juga yang pakai semir rambut agar tahan lama, tapi bahan ini riskan banget menyebabkan alergi bagi kulit sensitif karena memang fungsi sebenarnya bukan untuk kulit, tapi sekarang banyak yang jual tinta khusus untuk tato temporer dan bukan hanya warna hitam saja tapi sudah warna warni

      1. oh begitu yaa,, jadi mending tato permanen dongg,,
        tp masalahnya mau bikin tato di bekas luka bakar apa bisa?

        1. Kalau itu tergantung kesiapan dan komitmen sih, kak. Kalau udah mantap ya permanen, kalau belum yakin, mending temporer dulu enggak apa-apa.
          Tato di bekas luka bakar bisa. Yang penting lukanya udah lama sembuh. Bukan luka baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *